::Sekadar coretan yang lahir tulus dari hati::Menulis dengan hati::By: Insan Biasa:: www.madahqalbi.blogspot.com
Thursday, November 3, 2011
SeDaNg MeLalui KeHiDuPaN…6
Decision is in your hand!!!
Tahukah kamu MadahQalbi selama ini aku kurang diuji degan seperkara ini. Adapun, aku sentiasa mengelak dan melarikan diri. Tapi kali ini aku tiada jalan keluar. Kerana by hook by crook, itu adalah tanggungjawabku iaitu menjadi decision maker. Allahu Rabbi.... ya satu cabaran buat diriku. Namun, ujian ini aku cuba menerima dengan positif. Maknanya Allah sedang mendidik diri ini. Allah sedang melatih aku pada perkara yang aku lemah supaya aku mampu bangkit dari kelemahan ini. Dan untuk aku membina diri ke arah lebih baik...
Bila menjadi seorang setiausaha ibarat kita seolah-olah menjadi personal assistant kepada seseorang. Kita kena jadi reminder, kena set up meeting dan secara tak langsung kena buat keputusan. Bila nak buat meeting, nak buat meeting kat mana, kena survey kehadiran, kena pastikan korum kehadiran meeting cukup. Satu benda yang mencabar buatku. Sungguh aku sangat lemah dalam memutuskan sesuatu perkara. even untuk diri sendiri pun agak susah. Aku sentiasa tersilap langkah. So, apatah lagi nak buat keputusan untuk orang... huh... takut tak mampu nak mmeuaskan hati orang, takut-takut keputusan yang dibuat memberi kesan yang negatif.
But I try to be positive. Its my learning process. Dalam learning process takkan lari dari buat silap. So, apa yang perlu dibuat kita belajar dari kesilapan. Dan seperkara yag aku pelajari jugak bagaimana kita nak melayan karenah manusia, segala permintaan dan penolakan suatu keputusan yang kita buat... Hmm... allah tahu kan bahawa aku bercita-cita menjadi seorang kaunselor ataupu motivator. Seorang yang bergelar kaunselor ataupun motivator kenalah yakin diri dan pandai membuat keputusan samada untuk diri sendiri mahupun untu orang lain. Believe in yourselg wahai diri... yes you can=]
Cita-citaku di mercu...
Semalam aku dan group members untuk subjek counseling pergi buat consultation dengan seorang kaunselor. Alhamdulillah sangat banyak input yang me and my members dapat. Asalnya nak tanya tentang teori person centered therapy because its our topic for presentation. But, so many input yang kitorang dapat from that counselor. At first, he asked us after this nak sambung master terus ke nak kerja. Both of my friends said nak further master dulu. But me??? i think i want to work first. Gain experiences. He said, I think so. He just giving advise to us. kalau belajar psychology ni better keja dulu dalam dua tahun cari pengalaman. Sebab kat kampus we just belajar teori. kalau nak apply belum tentu kita mampu. Apatah lagi kalau terus sambung master keluar nanti mesti blur... But terpulanglah just advise. Hmm... ya in Uia we just learn theory and not really exposed practically. Terima kasih Allah, sebab bagi jalan untuk aku membuat keputusan for my future... Alhamdulillah... erm.. regarding person centered therapy I tell you later ya Madahqalbi=]
Dendang perantau
Hmmm... untuk akli keduanya aku akan menyambut raya haji di bumi kampus. Agak sedih sebab tak dapat balik kampung. Just move on wahai diri... ertinya aku sedang melalui kehidupan. Subhanallah... hanya Engkau saja yang mampu memberikan nikmat pengalaman yang indah-indah buat buat hambaMu... Terima kasih Ya Allah...
Ada terbaca sinopsis sebuah buku orang yang hebat itu bilamana dia mampu merungkai hikmah sebuah kehidupan ataupun ketentuan... Allah ajarkan aku... supaya diri ini sentiasa positif dengan apa saja ketentuan Illahi akan kehidupan yang ku lalui...
Okeylah MadahQalbi... thats all=]
Wallahua'lam... sekadar bicara hati insan biasa...
Friday, October 28, 2011
Wahai Jiwa [2]
- Potensi untuk mengetahui (quwwatl i’lmi) dan membezakan
- Potensi untuk berkehendak dan mencintai (quwwatul iradah wal mahabbah)
Source:
Ibnu Qayyim Al-Jauziah. (2011). Panduan merawat hati & tipu daya syaitan. Selangor: Jasmin Publication.
SeDaNg MeLalui KeHiDuPaN…5
Sunday, September 4, 2011
The reAs0n iS y0u...
"The Reason"
I'm not a perfect person
There's many things I wish I didn't do
But I continue learning
I never meant to do those things to you
And so I have to say before I go
That I just want you to know
I've found a reason for me
To change who I used to be
A reason to start over new
and the reason is you
I'm sorry that I hurt you
It's something I must live with everyday
And all the pain I put you through
I wish that I could take it all away
And be the one who catches all your tears
Thats why i need you to hear
I've found a reason for me
To change who I used to be
A reason to start over new
and the reason is You
and the reason is You
I'm not a perfect person
I never meant to do those things to you
And so I have to say before I go
That I just want you to know
I've found a reason for me
To change who I used to be
A reason to start over new
and the reason is you
I've found a reason to show
A side of me you didn't know
A reason for all that I do
And the reason is you
Yah, the reason is YOU! my mom, dad, my siblings, my family, my relatives, my friends, my teachers, the ummah... and th ultimate reason is MARDHATILLAH...
I will change my self, i will correct my self... but give me a time. give me ur support. Please teach me, advice me and admonish me...
Sunday, August 28, 2011
SeDaNg MeLalui KeHiDuPaN…4
Mom: Aya's disease... slowly she won't be able to talk, won't be able to walk straight and won't be able to hold heavy object... Please do not abandon Aya... I want you to help her out.
Ako: Can it be cured?... It can be cured, right?
Aya: They said it can't be cured.
Ako: Suddenly... You suddenly saying things like this, I don't know what to do.
Dad : It's easy. When someone is facing difficulties, you should lend them a helping hand. When a friend is crying, you should ask them what happened, right? that's exactly how it is. Take the gentleness you have in your heart, express it out, and that'll be fine.
Ako: Gentleness?...
Dad : Ahhh... you're gentle too.
Ako: I don't like this.
Sebuah cerita yang diadaptasi daripada sebuah kisah benar. Aku sangat suka tengok cerita ni. Dan ni babak paling menyentuh jiwa ku. Setiap kali aku tengok part ni gerenti nangis isk...
Sebuah kisah yang memberi teladan tentang kemanusiaan serta ilmu kehidupan...
Dalam cerita ni, Ako, adik kepada Aya seorang yang agak egois. Bilamana dia mendapat tahu kakaknya punya penyakit, she said she didn't know what to do. Don't know how to express her gentleness even like her dad said the gentleness you have in your heart.
Hmmm... same goes to me! Isk... Aku juga punya kisah kehidupanku yang sedikit sebanyak menyamai kisah kehidupan keluarga Aya ataupun Ako. Dan aku, mungkin seorang yang memegang watak seperti Ako. Egois! ataupun, lebih lembut lagi, aku tidak tahu how to express my gentleness terhadap orang di sekeliling ku... ingin tapi tidak terkeluar arghhh... cakap bab ni jiwa mula sakit...
Jiwaku lebih sakit lagi bila aku memikirkan aku adalah seorang pelajar yang menuntut ilmu kejiwaan, ilmu kemanusiaan. Atau, term orang putih kata Psychology. Namun, aku gagal dalam kehidupanku. Aku tidak mampu mempraktikkan sepenuhnya apa yang aku pelajari. Di hati ya, perasaan altruistic itu ada namun, sukar bagiku menunjukkannya... Aku tidak tahu bagaimana untuk memulakan langkah! Allah adakah aku belum cukup ikhlas dalam beramal??? Allah...
Sejak aku form 1 sehingga kini aku selalu berjauhan dengan keluarga sebab duduk hostel menyebabkan aku jadi kekok dengan saudara mara ku. Dan selalu ketinggalan dengan progress kehidupan bersama saudara-mara. Aku tidak bersama-sama mereka. Mungkin sedikit-sebanyak itu menjadi faktor. Dan selama aku tidak bersama mereka banyak perkara yang telah berlaku dalam keluarga besar ku. Ujian yang Allah beri tanda kasihNya...
Bila telah lama jauh, dan ujian yang menduga itu menuntut aku mempraktikkan ilmu kemnusiaan itu. Namun, seperti kata ku tadi aku tidak tahu bagaimana untuk memulakannya. Mungkin juga disebabkan personalitiku. I am quite demure person!!! ataupun benar aku seorang yang egois! Astaghfirullahalazim... Allah bantu aku... sedarkan aku...
I'm not a perfect person, there's many things I wish I didn't, but I continue learning... Ya, aku tidak akan mengalah. Bagiku Allah sedang mentarbiah aku. Sebagai seorang pelajar psychology, aku sepatutnya mempunyai sikap altruist ataupun pro social behavior yang tinggi. Aku kena belajar. Kerjaku bakal berkhidmat kepada manusia. Allah beri aku kekuatan... amin ya Rabb...
Apa yang boleh kita ambil iktibar bersama pada entry kali ini iaitu tentang sikap pedulisme kita terhadap orang sekeliling. Itulah kelemahanku !!! Tidak dinafikan dunia moden sekarang menjadi faktor manusia menjadi self centered. Namun, maksud kehidupan itu bukan saja kita perlu menjaga hablu minallah tetapi juga hablu minannas... So, peringatan buat aku dan kamu membentuk sikap pedulisme itu adalah satu kewajipan bukan pilihan... Allah bantu aku...
Sekadar bicara hati insan biasa...
Friday, August 26, 2011
Move On...
Lirik Langkah Tercipta - Unic
Semalam aku kelukaan,
kecewa kehampaan,
mencalar ketabahan,
mimpi yang sering ku harapkan,
menjadi kenyataan,
namun tak kesampaian.
Allah...
Inginku hentikan langkah ini,
bagaikan tak mampu untuk ku bertahan,
semangat tenggelam,
lemah daya,
haruskah aku mengalah,
namun jiwaku berbisik,
inilah dugaan.
Dan langkahku kini terbuka,
pada hikmah dugaan,
uji keimanan (menguji keimanan),
tak dilontarkanNya ujian,
di luar kekuatan,
setiap diri insan.
Allah...
Pimpinlah diriku,
tuk bangkit semula,
meneruskan langkah,
perjuangan ini,
cekalkan hati dan semangatku,
kurniakan ketabahan,
agar mimpi jadi nyata,
padaMu ku meminta.
Daku mohon agung kudratMu,
wahai Tuhan yang satu,
segalanya dariMu.
Lagu : Bazli
Lirik : Bazli & Atie
Wednesday, August 24, 2011
I'm a dreamer...

Jika aku ditanya apa hobi kamu...
Maka jawabku:. [observing, understand, thinking &... DREAMING=p]
Ya, berangan adalah kegemaranku. But, because i'm a dreamer there's many things I wish i didn't do! huh! why? but, then i got the answer...
maksud angan ialah menggambarkan sesuatu dalam fikiran, mengalamun dan berkhayal. Hmm... sape yang tak suka kan. Kadang-kadang boleh sampai termimpi-mimpi. Ish bahaya...bahaya. jangan sampai mengigau sudah=p.
Kalau kita terlalu ikutkan hati asyik berangan, ia akan menjadi igauan kita dan sentiasa bermain-main di benak fikiran. Jadi, apatah lagi jika angan-angan yang sia-sia tidak berfaedah ataupun anagn-angan yang kita tahu yang memang takkan tercapai. Maka benarlah ia perbuatan sia-sia.
Sebenarnya, orang yang suka berangan macam tu adalah orang yang memiliki jiwa yang lemah dan kurang berkeyakinan serta kurang semangat perjuangan (tak isah la perjuangan ape, cita-cita pun boleh). Bila kita kurang yakin untuk melakukan sesuatu, so, jawabnya berangan je lah. sesuatu yang tak mampu direalisasikan kita berangan je lah. Tapi cuba kita refleksi diri semula. Apakah yang kita angankan itu dan berhasrat untuk melakukannya walaupun tidak tercapai adalah sesuatu yang benar berfaedah dan semata-mata kerana Allah? adakah apa yang diangankan itu boleh menyelamatkan kita dari azab allah ataupun meraih keredhaanNya jika ia direalisasikan sekali pun? Jika tidak abaikan saja. Istighfarlah... kadang-kadang angan-anagn seperti itu hanyalah janji-janji syaitan atau khayalan yang tidak mungkin wujud dan ia merupakan satu pembohongan.
Walau bagaimanapun, bagi mereka yang bercita-cita tinggi dan punya semangat perjuangan yang teguh, angan-angan adalah ilmu dan iman bagi mereka. Sesiapa yang punya angan-anagn yang bermanfaat iaitu angan-anagn jika ia direalisasikan dapat mendekatkan diri kita kepada Allah, Rasulullah sentiasa menggalakkannya. Angan-anagn yang baik, boleh mendatangkan pahala kerana rasullullah juga pernah berangan-angan ketika baginda menunaikan haji.
Sama-sama kita mengambil iktibar dan introspeksi diri...
Sources: Buku Bahagiakan Hatimu (Tulisan Ibn Qaiyyim)
Sekadar bicara hati insan biasa... wallahua'lam...
Wahai jiwa...
"Sebenarnya, bila hati kita rasa gelisah, itu tandanya hidayat nak datang ke dalam diri korang, hidayat ni bila nak bertakhta dalam hati kita, dia tak boleh masuk terus ke dalam hati yang ada banyak penyakit hati, hati yang ada cinta dunia, hati yang yakin dengan makhluk, maka, pada waktu itu “hidayat” terpaksa ‘berperang’ dengan penyakit hati yang buat korang jadi gelisah.., menang kalah, pilihan korang yang menentukan dengan izin Allah..." (Hamka- http://keretamayat.blogspot.com/2011/08/kenapa-hati-gelisah.htm)
Subhanallh... bila aku membaca entry hamba Allah ini, ia seolah-olah sedang memberikan jawapan kepadaku... hati yg sentiasa gelisah rupanya disebabkan hidayah dan penyakit hati sedang bertarung di dalam jiwa manusia... Dan kemenangan itu bergantung pada tuan punya badan ingin memilih jalan yang mana...
Ibn Qaiyyim kata, di dalam sekeping hati kita sebenarnya terletaknya antara nafsu dan Allah. kadang-kadang kita cenderung mengikut hawa nafsu namun kadang-kadang kita mencari-cari Tuhan dan ingin melakukan kebaikan... dan perkara inilah yg menguji keimanan kita
Ibn qaiyyim juga ada menceritakan dalam tulisannya tentang sejarah nafsu. sebenarnya nafsu diciptakan dalam keadaan ia bodoh dan gelap. sebab tu nafsu suka ajak manusia buat benda tak baik kerana kebodohan dan kegelapannya....
Namun, harus diingat sesungguhnya setiap manusia tu Allah anugerahkan iman dan Allah bg petunjuk hidayah kepada sesiapa yg menginginkannya. Maka beruntunglah orang-orang yg memburu hidayah Allah serta menjaga imannya...
sebab tu dalam hati ada nafsu dan Allah yang menjadi rebutan. sepertimana yang dikatakan oleh hamba Allah Hamka dalam blognya. Hati gelisah kerana penyakit hati yang berpunca daripada kebodohan dan kegelapan nafsu di dalam jiwa sedang berperang dengan hidayah Allah yang ingin masuk ke dalam jiwa.
Dan, ingatlah manusia sebagai hamba sangat memerlukan TuhanNya... so, muhasabah buat diriku sendiri dan semua, sama-samalah kita cuba untuk tidak putus asa dan sentiasa mengharap petunjuk Allah dan memohon kekuatan iman... Agar hati terus memilih hidayahNya bukan membiarkan nafsu jahat terus-menerus membiakkan penyakit hati di dalam jiwa kita... Nau'dhubillah...
Sekadar bicara hati insan biasa... wallahua'lam...
Monday, August 8, 2011
Campur Tangan Tuhan dalam Kehidupan
“Sesungguhnya urusanNya bilamana Dia menghendaki sesuatu Dia berkata: Jadilah! Maka terjadilah.” [Yaasin:82]
"Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita..." [At-Taubah:40]
*Kisah ini diadaptasi daripada sebuah kisah kehidupan seorang hamba Allah iaitu Lisa (bukan nama sebenar). Wallahua’lam...
Monday, August 1, 2011
SeDaNg MeLalui KeHiDuPaN…3

Checklist kehidupan:-
1. Waktu solat
2. Waktu kerja/bisnes/belajar/appointment/task
3. Waktu mengurus soal rutin (diri sendiri/rumah/family/anak)
4. Waktu membaca info berfaedah
5. Waktu membuat eksperimen/kajian/hobi
6. Waktu rehat/santai
7. Waktu ziarah/bersosial/aktiviti masyarakat
8. Lain-lain yang dirasakan sesuai
Sources: http://bicarabuatdiri.blogspot.com/2011/01/pengurusan-masa.html
SeDaNg MeLalui KeHiDuPaN…2

Ya Allah, bersihkan hati hamba, jadikan hamba seorang yang sentiasa merintih dan bertaubat kepada Mu...
Ku hanya ingin berjaya dalam sebuah 'kehidupan'...
iaitu berjaya menjadi seorang 'manusia' [sebaik-baik ciptaan]. serta berjaya dalam hablu minallah wa hablu minannas...
kadang-kadang apa yang kita impikan itulah kelemahan kita
serta ujian yang kita lalui kadang-kadang juga di skitar apa yg kita impikan, apa yang kita lemah...kerana itulah namanya KEHIDUPAN...
Ya Allah kuatkn diri hamba untuk terus memperbaiki diri, terus sabar dalam mujahadah, terus tabah dengan dugaan dan cabaran...
Ramadhan bulan pengampunan, doa dimakbulkan, bulan tarbiah...
Friday, July 22, 2011
SeDaNg MeLalui KeHiDuPaN…

My Dad Said, bila kita berhadapan dengan sebuah ujian maknanya kita sedang melalui kehidupan.
Itulah muqaddimah ayahanda bila kakak kedua mencritakan permasalahannya. kakak seorang ustazah di sebuah sekolah menengah dan baru saja ‘posting’ beberapa bulan yang lalu. Bila mendengar kata-kata sang bapa membuatkan aku tersentak. Kata-kata yang cukup ’simple’ tetapi penuh makna.
Ya, ada benarnya! Hidup itu mana mungkin sentiasa indah. Pasti akan dihiasi dengan duka lara. Tidak akan sentiasa mudah tetapi akan berhadapan dengan pelbagai pancaroba. Itulah namanya kehidupan.
Aku kemudian cuba membuat refleksi diri daripada kata-kata tersebut. Aku juga punya ujian yang dihadapi. Namun, ujian biasa sebagai seorang anak muda ataupun seorang pelajar universiti. Bagiku aku belum lagi melalui kehidupan sebenar... Memandangkan kakak yang baru sahaja memasuki dunia pekerjaan terus-menerus menadapat ujian yang bagiku agak berat juga. Dan bapa berkata lagi, selamat menempuhi kehidupan.
Berdasarkan kata-kata bapa, aku cuba menafsirkan sendiri. Maksudnya, kakak sudah berada di alam kehidupan yang sebenar, realiti kehidupan yang sebenar... Itulah kiasan peringatan seorang tua yang terlbih dahulu melalui dan sudah masak tentang kehidupan...
Hatiku tertanya-tanya, dan mindaku turut berfikir... adakah aku mampu melayari bahtera kehidupan sebenar? adakah jiwaku sudah cukup kuat untuk berhadapan dengan kehidupan nanti? seolah-olah merasakan aku belum cukup matang untuk melalui sebuah kehidupan... Allah...
”Ya Allah! Sesungguhnya aku mohon kepadaMu daripada kebaikan seluruhnya pada masa kini dan akan datang, kebaikan apa yang aku tahu dan aku tidak ketahui, dan aku mohon kepadaMu syurga dan apa yang endekatkan kepadanya daripada perkataan atau perbuatan, dan aku berlindung dengan Mu daripada api neraka dan apa yang mendekatkanku kepadanya daripada perkataan atau perbuatan, dan aku mohon kepada Mu kebaikan apa yang dimohon kepadaMu oelh HambaMu dan Rasulmu Muhammad s.a.w, dan aku berlindung denganMu daripada kejahatan apa yang berlindung denganMu oleh HambaMu dan RasulMu Muhammad s.a.w, dan aku mohon kepadaMu apa yang telah Engkau tentukan untukku daripada perkara yang Engkau jadikan hasilnya petunjuk ke jalan MU.” Amiin ya Rabb...[Riwayat Al-Imam Ahmad dan Ibnu Majah]
Sekadar bicara hati insan biasa...
Saturday, June 25, 2011
SATU AMANAH
Dengan BismilLah ku bermula
Bingkisan hati buatmu teman
Yang dikasihi
Kita bersama dalam satu ikatan
Bermula episod hidup di dunia ini
Ku harap hanyalah di dunia
Dirahmati dan diredhai
Selamat sejahtera di Syurgawi
Oh Tuhan satukanlah
Hati kami dalam mencintai
Redha atas ujian diberi
Jauhkanlah kami
Dari rakus mengejar duniawi
Hidup mati biarlah untuk-Mu
Harap dunia hanya di tangan
Bukannya di hati ‘tuk dicintai
Kita dicipta sebagai khalifah
Bersama kita hidup untuk-Nya
Kita dicipta di dunia fana
Ada amanah yang tersedia
“Oh Tuhan..
Kita laksana bersama
Amanah dari-Nya demi
Memburu cinta dan harapan”
Tuhan itu harus diutama
Dari segala kepentingan dunia
Bergandingan kita untuk
Memburu cinta-Nya
Oh cinta-Nya
“Tuhan .. Kau satukanlah hati-hati
Memohon kasih-Mu oh Tuhan
Dalam mengharap redha
Dari-Mu..”
“Hanya di dunia
Kita harapkan, kita dambakan
Selamat sejahtera, bahagia..”
YaAllah beratnya amanah ini....
Seolah-olah aku tidak mampu memikulnya...
Moga tautan hati bersama sahabat-sahabat
Amanh itu menjadi ringan...
Rendahkan hati ini dan ajarkan aku erti silaturrahim itu ya Allah...Amiiin
Sunday, May 22, 2011
LUCKY vs CLUMSY GIRL (2)
Tiba-tiba saja aku teringatkan lagu Britney Spears iaitu langunya yang bertajuk Lucky. Lagu yang dilayan ketika zaman sekolah dahulu. Dan sekadar saja-saja aku turut mem ‘post’ lirik lagu tersebut di laman MadahQabi ini. Cuma liriknya sedikit diubah. Seolah-olah lagu itu sedang menceritakan diri tuan MadahQalbi. Erm… mungkin disebabkan kadang-kadang mersakan diri ini sangat bertuah. Namun, selalu saja hati merintih dan air mata mengetuk-getuk bibir mata minta dibebaskan…Mengapa dengan kamu ya Qalbi? Sakitkah kamu?
Fabi Aiyi alaa i rabbikuma tukazzibaan?.... [Maka nikmat Tuhan mu yang manakah telah kamu dustakan?...
Gantikan keluhanmu dengan istighfar wahai pemilik MadahQalbi…
Darilah dirimu hanya seorang insan biasa, sehingga Allah menyentuh hati mu dengan hidayahNya. Lalu dirimu juga berusaha menyambut hidayah itu. Sahabat di sekeliling memandang tinggi kapada mu, mengharap dan percaya kapada mu. But why do this tears come at me???
MadahQalbi terlalu banyak nikmat Tuhan yang aku telah dustakan, mengecewakan sahabat-sahabat yang sangat menghargai diri ini. Diri ini selalu saja melakukan kesilapan dan menyusahkan ramai pihak. Am I really LUCKY or just a LIABILITY girl?
Seorang manusia yang
CLUMSY Leader CLUMSY Girl…
Walid berpesan jangan sesekali mengabaikan amanah. Bila mengabaikan amanah itu adalah satu dosa. Ya Allah takutnya diri ini. Seorang senior pimpnan pula menasihati ‘dik takut-takut apa yang kita buat ni Allah tak nilai apa pun’. Ya Allah adakah diri ini dalam pandangan Mu? Tuhan jangan tinggalkan aku…
Sampai sekarang aku masih tidak mampu untuk pretend sebagai seorang leader yang baik. Seorang secretary yang cekap. Selalu saja lalai, hilang focus dan lebih-lebih lagi la CLUMSY!
Bayangkanlah orang tengah meeting di hadapan aku di blakang sibuk menyelongkar dokumen-dokumen (dalam keadaan banyak kertas berserakan di hadapan. MasyaAllah). Dan baru semalam aku telah melakukan silap yang amat besar bagiku. Mesyuarat yang sepatutnya bermula pukul 9pm terpaksa drag 30 minit kerana menantikan kehadiran seorang clumsy girl…
Minit mesyuarat ada bersamaku. Mesyuarat hanya akan dimulakan dengan pembentangan dan pengesahanminit mesyuarat lepas. Waktu itu aku keluar 10 minit awal dari bilik untuk pergi print minit mesyuarat. Malangnya, CC berdekatan hostel tutup. Apalagi, mulalah diriku menjadi tidak keruan. Rasa nervous mengatasi segalanya. Lalu aku berlari ke kolej kediaman lain. Alhamdulillah CC buka. Namun, ada 2 orang menunggu turn untuk print. Aku sabar menanti. masa ada 5 minit lagi. Allah permudahkan urusanku. Tiba turn orang ke dua tersalah print pulak. Aduih, aku terpaksa menanti dengan sabar… dalam hati risau bukan kepalang… saat begini aku tidak tahu hendak buat keputusan.
Rasa ingin menangis. pasti mreka sdg menantiku. Apa yang perlu aku lakukan? Adakah aku perlu datang saja tanpa membawa hardcopy minit mesyuarat atau terus menanti turn untuk print? arggghhhh…. aku buntu untuk memutuskan. Akhirnya, idea kedua menjdi pilihan dalam keadaan tidak tenang. hati merintih ingin menangis. I will burden others!!!
Selesai print dan fotocopy 8 set semuanya. Apa yang menambah beban fikiran bilamana sister yang kerja kat CC mencampurkan semua yang difotostat tanpa disusun dengan baik mengikut page. malah aku disuruh kira sendiri berapa pages untuk bayaran. tapi dia tak bersalah dalam hal ini. hanya kerana aku yang jadi kalut semua benda jadi tak menentu….
Argghh… nak nangis!!! teringat mama yang sentiasa menyambung kerjaku jika aku mula buntu dan stuck untuk berfikir untuk suatu perkara. tabiat itu berlanjutan sehingga kini. namun, mama tiada di sisi. Aku kena berdikari. mama takkan selamanya ada di sisi ku. Kena adapt dengan semua suasana. Tuhan…. Bantu aku….
Selesai bayar aku pergi tanpa salinan minit mesyuarat yang tidak distepler. Setelah keluar dari CC. Terasa ada sesuatu yang tiada. Ya Allah my note book. TERTINGGAL! aku terpaksa berlari semula ke CC. Setelah itu aku pun berlari speed menuju ke tempat meeting. Aaaaahhhh… dah lambat dah…..
Sampai saja di tempat kejadian aku hanya tunduk ketakutan. Really guilty! Bila pengerusi mesyuarat bercakap di hadapan aku sibuk menyusun minit mesyuarat mengikut pages. Umi yang duduk di sebelah serta Angah turut membantu. Kerana terlalu nervous tiba-tiba kertas-kertas berterabur ke lantai. Ooopss… what have I done??? realy really CLUMSY girl!
Tuhan sedarkan aku. Aku adalah seorang ketua! Kuatkan semangat ku untuk terus tabah memperbaiki diri. Melaksanakan amanah dengan tekun. Melatih kecekapan diri. Memebentuk cara berfikir yang matang dan bijak bertindak. Serta cepat dalm bertindak bernas dalam membuat keputusan!
MadahQalbi… air mata itu adalah temanku. Sebenarnya aku amat bersyukur dengan perubahanku. Aku amat gembira dapat menyumbang kepada dakwah dan kerja-kerja islam. namun dari satu sudut aku merasakan aku hanya seorang yang menyusahkan. lantaran kelemahan diri yang masih tidak berubah-ubah. darilah diriku seorang insan biasa. seorang yang suka pada privacy, tida suka bergaul, suka buat hal sendiri, kalut bukan kepalang. tapi semua itu perlu ku kawal dan ubah!
Aku kena bina diri supaya bergaul dengan semua orang, kena cekap bertindak, kena pandai mengurus dan membuat keputusan. Sebab I am a leader! Sebab ISLAM dan ALLAH wahai diri! You have to improve yourself walau siapa dirimu! Allah memilihmu menjadi seorang ketua adalah untuk memudahkanmu membina diri. Ya Allah….
Kadang-kadang aku merasakan tidak mampu! LUCKY vs CLUMSY girl! Wake Up! Wake Up!.............. Believe in yourself!
Isn't she lucky?This ordinary girl
She's so lucky
But why does she cry?
If there is nothing missing in her life
Why do tears come at night?
And they say..
She's so lucky,
She's a leader
But she cry cry cries in her groaning heart
Thinking, if there's nothing missing in my life
Then why do these tears come at night?
Sometime aku rasa bertuah! Dengan pencapaian perubahan ku. Dngan sahabat-sahabat di sekelilingku. Sometime aku menangis da merintih kerana hilang yakin diri, hilang keprcayaan diri. Merasakan tidak layak sebagai seorang leader! Namun, Allah tahu apa yang terbaik buat diri hambaNya.. Yakinlah... Kuatkan diri untuk terus maju ke hadapan! Yakin Wahai diri... Amiiin...
LUCKY vs CLUMSY GIRL
Early morning
She wakes up
Knock, knock, knock on the door
It's time for work up
Perfect smile
It's you they're all waiting for
Isn't she lucky
This ordinary girl
And they say..
She's so Lucky
She's a leader
But she cry cry cries in her groaning heart
Thinking, if there's nothing missing in my life
Then why do these tears come at night?
Lost in an image, in a dream
But there's no one there to wake her up
And the world is spinning and she keeps on winning
But tell me, what happens when it stops
Baby
Isn't she lucky?
This ordinary girl
And they say..
She's so lucky
She's a leader
But she cry cry cries in her groaning heart
Thinking, if there's nothing missing in my life
Then why do these tears come at night?
Isn't she lucky?
This ordinary girl
She's so lucky
But why does she cry?
If there is nothing missing in her life
Why do tears come at night?
And they say..
She's so lucky,
She's a leader
But she cry cry cries in her groaning heart
Thinking, if there's nothing missing in my life
Then why do these tears come at night?
Saturday, May 14, 2011
LURUSKAN HATIKU TUHAN
Ya.. Allah dengan berkat Nabi-Mu dan berkat guruku
Luruskanlah hatiku, agar agamaku lurus
Betulkanlah hatiku, agar ku ikhlas selalu
Tetapkanlah hatiku, agar ku tak tergugat
Dengan ujian yang menimpa
Ya.. Allah, Tuhan yang mencipta hati
Bersihkanlah hatiku, agar masmumahku
Tidak merosakkan agamaku
Dan juga tidak merosakkan kehidupan orang lain
Wahai Tuhan yang membolak - balikkan hati kuatkanlah hatiku
Agar keyakinanku tak berobah
Supaya aku sentiasa tabah
Tuhan, Engkau resapkanlah hatiku
Sentiasa bersama-Mu
Supaya aku rasa, ada kawan melindungku
Agar aku tak rasa sepi di dalam hidupku
Aku merasa malu melanggar perintah
Dan aku sentiasa siap siaga menunaikan suruhan-Mu
Ya... Allah, Tuhan yang menjaga hati
Baikilah hatiku, agar seluruh hidupku menjadi baik
Supaya tidak khianat, dan tidak hasat dan tidak berdendam sesama manusia
Tuhan, limpahkan kedalam hatiku
Ilmu dan hikmah
Hingga aku dapat menyuluh hati dan menyuluh kehidupanku
Supaya lahir batinku bersyariat
Agar lahir batinku menjadi taat
Tuhan aku harap Engkau kabulkanlah doaku kini.
-Mawaddah-
Thursday, April 14, 2011
Hidup secerah mentari.........
Yang Menyinar Di Taman Hatiku
Aku Ingin Seriang Kicauan Burung
Yang Terdengar Di Jendela Kehidupan
Aku Ingin Segala Galanya damai
Penuh Mesra Membuah Ceria
Aku Ingin Menghapus Duka Dan Lara
Melerai Rindu Di Dalam Dada
Sedamai Pantai Yang Memutih
Sebersih Titisan Embunan Pagi
Dan Ukhuwah Kini Pasti Berputik
Menghiasi Taman Kasih Yang Harmoni
Seharum Kasturi Seindah Pelangi
Segalanya Bermula Di Hati Di Sini...
Wednesday, April 6, 2011
YES… You’re! A LEADER…[Bahagian 3]
Sebagai peringatan buat dirimu wahai pemilik MadahQalbi... berkata-kata itu memang tersangatlah mudah... Tapi apa yang dinilai Tuhan itu adalah kesungguhan usahamu... Usahamu merealisasikan kata-kata Mu...
Sepertimana Almarhum Imam Hassan Al-Banna katanya;
'Setiap kali aku berdiri di khalayak ramai, aku berdoa kepada Allah dengan bersungguh-sungguh supaya mendekatkan pada hari yang kami berdoa itu medan kata-kata kepada medan perbuatan, dan medan perancangan ke medan perlaksanaan. kita telah menghabiskan masa yang lama terhadap pemidato-pemidato, dan masa sekarangmenuntut kita bersungguh-sungguh dengan kerja-kerja yang serius membuahkan hasil' [Dipetik daripada bukuMemperingati Imam Asy Syahid Hassan Al-Banna, p. 39]
Sekarang aku sudah berada di tengah-tengah pelaksanaan tugasku sebagai seorang leader, seorang dai'e... Perlu diingat wahai diri di samping kau bermujahadah menghadapi proses pentarbiahan ini, namun jangan kau lupa amanah mu untuk memenuhi hak-hak orang-orang di sekelilingmu, amanah-amanah yang perlu dikau selesaikan...
Realisasikanlah kata-kata semangatmu dalam laman MadahQalbi ini dengan tindakan yang bersungguh-sungguh... You can do it! Believe in yourself!
Ya Allah ringankan badan ku ini untuk menyempurnakan segala ketaataan dan amanahku Ya Allah. Mohon daku kekuatan dan petunjuk dari Mu Ya Allah.... Hanya Engkau tempat ku bergantung harap...Amiin ya Rabbal Alamiin....
YES… You’re! A LEADER… [Bahagian 2]
Jika di bawah title ini bahagian 1 agak menunjukkan negative things. Dan hanya dicounter kat part ibrah dan muhasabah saja yang positive. So, bahagian 2 ini aku akan muatkan dengan kata-kata yang membangun khusus buat diriku. Nak baiki diri kena ada minda yang positif
Antara harapan dan kenyataan letakkan keredhaanmu di hadapan…
“… boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahu.” [Al-Baqarah, 2:216]
Benar… Allah lagi tahu apa yang terbaik untuk kita. Ya mungkin pada mulanya memang diri ini tidak layak untuk menjadi seorang leader. Tapi Allah memberi peluang menjadi secretary dalam gerak kerja dakwah islam sebagai pemula untuk menjadi layak.
Bila mengimbau hari-hari,pengalaman-pengalman lalu ku… sewaktu sekolah menngah dahulu aku juga pernah dilantik menjadi setiausaha kelab. Bila masuk ‘u’ juga seringkali aku digandingkan dengan jawatan secretary. Malah pernah menjadi secretary Humanitarian Walk yang merupakan national event of IIUM. Secretary program untuk MISi Club dan Maaruf Club. Padahal aku sangat benci dan sangat lemah kerja-kerja menaip, mencatat, dokumentasi dan yang sewaktu dengannya. Tapi mengapa aku sering saja terlibat dalam kerja-kerja sedemikian rupa? Mengapa aku sering saja menerima kerja-kerja tersebut walau sebenarnya amat berat bagiku? Aku tidak punya jawapan… Mungkin itulah yang dimasudkan kita merancang untuk diri sendiri dan Allah juga turut merancang untuk kita.
Cognitive Behavioral Therapy
Bila difikir-fikir tarbiah Allah ini sama seperti salah satu therapy untuk pesakit yang mengalami psychological disorder iaitu cognitive behavioral therapy (CBT). CBT therapy kebiasaannya untuk orang yang fobia. Pesakit akan berhadapan dengan perkara yang ditakutinya. Gradually therapist
Counselor is a leader...
Aku punya cita-cita untuk menjadi seorang kaunselor. Aku teringin untuk membantu dan membimbing mereka-mereka yang memerlukan. Kegemaranku adalah handle program-program motivasi. yes, I like it! Tapi banyak lagi perkara-perkara yang perlu aku baiki dalam diri. Dan banyak lagi skills yang perlu aku improve dalam diriku. I will… and I can do it! Bila belajar subject group counseling, perkara yang pertama diajar oleh my lecturer ialah ciri-ciri seorang leader. Hmm… kenapa pula belajar pasal leadership ni? Sebab seorang counselor juga adalah seorang leader. kerana dia perlu memimpin his/her clients. So? Berfikir lagi…. Sungguh siapa aku untuk memepersoalkan takdir Illahi. Allah memilih diri ini bergelar seorang pimpinan adalah suatu nikmat. Sungguh Dia maha mengetahui apa yang ada dalam hati kita. Lantaran cita-citaku yang ingin menjadi seorang counselor, maka Dia latih aku duluan, sebelum aku sendiri mengorak langkah. Tuhan…
Counselor as a Dai’e
Counselor itu juga berperanan untuk memberi nasihat dan membimbing manusia. Tidak kurang sama dengan tugas seorag dai’e. sama saja. Jika dalam quran mengatakan seorang dai’e perlu menyeru manusia dengan hikmah dan bijaksana (Al-Nahl: 125), dan ayat inilah juga digunakan dalam lecture ku menunjukkan tugas seorang kaunselor. Tugas seorang kaunselor dan dai’e itu adalah untuk menyentuh hati-hati manusia memberikn kesedrn kepda mereka. Dan lecturerku sendiri mengatakan, theraphy yang terbaik bilmana kita memasukan elemen-elemen islam dalam sesi kunseling ataupun therapy. Sebagai umat islam kita kena yakin dan percaya hanya Allah yang mampu menyelesaikan masalah-masalah hambaNya. Taqarrub billah dan mengharap pada Allah itulah yang penting. Dan itulah tugas seorang counselor dan dai’e menyedarkan perkara itu kepada manusia-manusia yang lain. Jadi, perlukah lagi kau mempersoalkan whether you deserve to be a leader or not? Gantikanlah persoalan itu dengan keredhaan dan syukur. Allah sedang melatih dan memberi peluang padamu wahai diri! Jangan lepaskannya. Grab it! Strive to do the best!
Reinforcement + Burning Desire
Jika menunggu diri sendiri yang bergerak mengorak langkah… entahlah kita tidak tahu bila akan tiba waktu itu. Jadi kerana sayangnya Tuhan dengan hambaNya maka Dia terlebih dahulu merencana sesuatu untuk diri kita. Takdir yang tertulis bahwa aku seorang pimpinan, aku seorang dai’e adalah satu reinforcement dan the best burning desire untuk kita mengubah kelemahan diri. meningkatkan skills pada diri. Tapisan Allah itu bersebab. Dia lebih tahu apa yang terbaik untuk kita. Yakinlah wahai diri..
I’timad ala nafsi
Well, Nikmat Allah itu tidak tertanding nilaiannya. Allah sudah beri kita peluang, Allah sudah beri banyak pertolongan. Dan Allah secara langsungnya memberi
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri..” [Ar-Ra’d, 13:11]
Kena bersungguh-sungguh, kena tanam niat dan azam yag kuat. Allah tidak akan sia-siakan kerja keras seorang hamba. Memetik sebuah kata-kata:
‘Man shabara zhafira. Siapa yang bersabar akan beruntung. Jangan risaukan penderitaan hari in, jalani sahaja dan lihatlah apa yang akan terjadi pada masa hadapan. Sebab yang kita tuju bukan sekarang tetapi ada yang lebih besar dan asas, iaitu menjadi manusia yang menemukan misinya dalam hidup.’ [Dipetik dari Novel Negeri 5 Menara, p. 125-126]
Dan perlu diingat juga tujuan hidup kita yang sebenarnya. Kejayaan yang ingin kita perolehi, proses untuk pembaikan diri, segala usaha dan pencapaian kita hanyalah semata-mata untuk islam dan mardhatillah…
Muhasabah buat diri yang hina…
YES… You’re! A LEADER…
Aku tertanya-tanya apa sepatutnya yang ada pada diri seorang leader? Memikirkan tentang itu,
Entahlah… aku sendri tidak punya jawapan. Mungkin ini hanyalah luahan hati seorang insan. Seorang insan biasa yang kadang-kadang merasakan dirinya kuat dan kadang terasa lemahnya tidak terhingga. Luahan ini hanyalah sekadar bicara hati untuk memuhasabah diri sendiri…
My competency
Sebelum ini MadahQalbi aku pernah buat career test based on personality iaitu self-Directed Search (SDS) test. Bila buat test ni kita akan dapat result samada kita ni seorang yang Realistic (R), Investigative (I), Artistic (A), Social (S), Enterprising (E), ataupun Conventional (C), (RIASEC). Dan after buat tu result yang ku perolehi adalah SAI iaitu I am social, artistic and investigative person.
Social person adalah orang yang understanding, agreeable, helping others dan sememangnya sesuai menjadi guru, social worker, kaunselor. Artistic pula seorang yang open, imaginative, sensitive, creative. Kebiasaannya seorang yang akan publishing story, performing art, original painting dan musical composition. Dan investigative pula seorang yang analytical, curious, theoretical contribution to science, ambitious. Biasanya investigative person akan jadi researcher, doctor, work with chemical and so on.
Erm sememangnya kena dengan jiwaku. Maksudnya dengan cita-citaku dan personality ku. Yup! I wanna be a counselor. But ada jugak personality clashes. I’m not extrovert and friendly person. So, its difficult to me to be a counselor yang kena deal dengan banyak clients huh! But, I will… I will strive to improve my self. Tuhan sungguh Kau maha mendengar… Kalau artistic pula erm mungkin aku mengikut bakat my dad. Dari segi penulisan dan buat-buat puisi mungkin. My dad jugak seorang musician dan pandai mencipta lagu. Tapi bapa tak buat lagu yang melalaikan. He just involve dalam dunia nasyid tradisional irama
How about I am investigative person? hurm… I think ya sometime aku suka bermain dengan teori, buat research mungkin…
Bila buat test ni sebenarnya aku bukanlah seorang clerical person. Clerical person tergolong dalam conventional person. Golongan orang macam ni seorang yang conforming, conservative, practical-minded, methodical. Clerical person orang yang involve dalam kerja-kerja seorang kerani, secretary yang banyak deal dengan kerja-kerja dokumentasi, taip-menaip. Yes I am. I’m not that kind of person!
Wahai diri… mengapa baru sekarang kau mengeluh. gantilah keluhanmu itu dengan istighfar. Astaghfirullahalazim… adakah aku tidak redha dengan ketentuan Illahi… Tuhan…
Am I difficult person?
Bila belajar subject Psychology of Human Relations, di dalam kelas kami belajar tentang helping difficult people. Dan salah satu type of difficult people ni ialah yes people. Yes people ni adalah orang yang senang je nak agree to any commitment. Tapi at last diri sendiri yang sakit. Kerja kucar- kacir dan diri sendiri tak teratur. erm.. am I really this kind of person?
Atas dasar apa sebenarnya kau wahai diri menerima tugas itu? Kau jangan main-main wahai diri. Ini soal amanah! faham tak soal amanah! mana mungkin kau membuat keputusan tanpa berfikir panjang
Everyone has their own strengths and weaknesses
Yup! setiap orang akan mengakuinya. Everyone has their own strengths and weaknesses including me. My weakness, I am not multi tasker person. I cannot focus many things dalam satu masa. Pasti akan terkorban satu. Sekali lagi, adakah aku silap membuat keputusan? Seorang yang careless, clumsy, procrastinate…. how come this person can be as a secretary. Secretary is someone yang teliti, systematic and organized. Oh, my God once again I’m not that kind of person!
Am I deserve to be a leader?
Menjadi salah seorang front liner dalam gerak kerja dakwah? Bak kata Bob Lokman bila dia telah berubah dan meninggalkan dunia artis seolah-olah Abu Jahal masuk islam ataupun seolah-olah dia adalah seorang muallaf. Begitu juga diriku hakikat yang sebenarnya… Banyak lagi perkara yang perlu aku perbetulkan dalam diri ku. Apatah lagi ilmu agama, ayat quran, hadis, sirah-sirah nabi…. Sungguh aku sangat kerdil dalam bab itu.
Apatah lagi penampilanku, character sebagai seorang dai’e, pemikiranku, pergaulanku tidak kira samada dengan lelaki ataupun perempuan… Ya memang aku
Kadang-kadang aku terlupa bahwa aku insan bertudung labuh. Insan yang melibatkan diri dalam kerja-kerja amar makruf nahi munkar. Namun kadang-kadang aku terlupa sebab manusia itu
Ibrah dan muhasabah…
Dalam kita ingin membuat keputusan berfikirlah dengan teliti. Timbang baik buruk. Dan yang paling penting mohon ilham dan petunjuk Illahi. Putuskanlah sesuatu dalam keadaan jiwa itu tenang. Dan jangan sesekali takut menyatakan pendirian sndiri. Sepertimana lecturer ku sering mengingatkan, katanya ‘your decision will affect others’. So think deeply think wisely! That words benar-benar memberi kesan kepadaku. That words membuat aku sedar…
Selain itu, kita kena kenali diri sendiri. Kita kena tahu di mana dan setakat mana kemampuan kita. Walaubagaimanpnun, kita kena berusha memperbaiki diri dan sentiasa bersedia untuk menghadapi hari mendatang. Kerana kita tidak tahu apa yang menanti kita kemudian nanti. tidak kiralah khabar gembira mahupun sebuah dugaan…
Sesungguhnya kerja-kerja dakwah adalah kerja yang sangat mulia. apatah lagi sehingga diri kita bertekad menjdi pejuang agama subhanallah… Jangan rendah diri tatkala diri yang punya banyak kekurangan. Islam itu tidak kejam, tidak pilh kasih. sedangkan Allah mengatakan tugas manusia itu sememangya menjadi seorang khalifah dan berbuat dakwah. jadi semua orang pun layak. Tentang kekurangan diri itu ingatlah bahawa Allah yang menilai kerja-kerja kita. Asalkan kita tanam niat yang ikhlas dan usaha yang gigih memeprbaiki diri di samping memeprbaiki orang lain.
Dan terakhir sekali mohon lah kekuatn jiwa daripada Allah. Kuatkan taqarub billah kita padaNya. Mohon sentiasa petunjuk dan iham dari Nya agar setiap keputusan dan tindakan kita dipandu olehNya. Muhasabah buat diri yang hina dan tidak lari dari melakukan silap dan dosa…
Monday, March 21, 2011
SEDARKAN AKU...
Erm... ku tertanya-tanya sendirian... mampukah aku pergi jauh dalam bidang PSychology ini? kawan-kawan sering menggelar diriku miss psychology. Arghh.... duhai madahqalbi, Label itu hanya membuatkan aku tertekan...
Di saat prestasi akademik yang kian jatuh dan terus jatuh... di saat diriku yang sentiasa hilang fokus... kadang-kadang aku merasakan aku tidak tahu apa pencapaian yg ada pada diriku...
yang hanya aku tahu aku adalah 'tin kosong'...
Astaghfirullah... mengapa jauh benar aku menghukum diri... Tuhan aku hanya manusia... Tuhan aku takut jatuh dan tidak boleh bangun... Ya Allah...
Tika jiwaku bertarung dengan bisikan-bisikan yang hanya membuatkan aku lemas dengan kekecewaan, kesedihan, kerisauan... Tuhan hadiahkan aku mutiara kata buat peneguh jiwa. Ilham itu datang bila aku membaca sebuah novel...
Nasihat seorang kiai kepada anak didiknya:
"Menuntut ilmu kerana Tuhan semata. Beruntunglah kalian sebagai penuntut ilmu kerana Tuhan memudahkan jalan kalian ke syurga. Malaikat membentangkan sayap buat kalian. Bahkan penghuni langit dan bumi, sampai ikan di lautan meminta ampun bagi orang yang berilmu... reguklah ilmu dengan membuka fikiran dan mata hati..." **
Subhanallah... nikmat Allah itu tidak terhitung nilainya. begitu juga nilai menuntut ilmu. Hanya aku yang kufur nikmat dalam menuntut ilmu. Ya Allah izinkan aku menjadi si pencinta Ilmu. izinkan jiwaku merasa indahnya...nikmatnya mereguk ilmu itu Ya Allah...
Setiap insan itu punya cita-cita punya harapan dan punya impian. Dalam meniti hari-hari ke arah merealisasikan mimpi itu bergantung usaha diri kita sendiri menghadapi mehnah ujian. Bergantung pada keuatan diri ataupun putus asa di tengah jalan. Nau'dhubillah ya Allah...
'JANGAN PERNAH REMEHKAN IMPIAN, WALAU SETINGGI APA PUN, TUHAN SUNGGUH MAHA MENDENGAR' **
Yakinlah...yakinlah... Allah tahu, Allah dengar, Allah lihat, Allah ada di sisi...
*Akhirnya MadahQalbi menjadi medan self disclosure ku... hermmm...
** sources: dipetik daripada novel Negeri 5 Menara
Saturday, February 26, 2011
Tuhan... Aku ingin BeRubaH...
Berubahkah aku hanya bila ada sesuatu
Terus aku pulang pada sikap sebelum ku berubah
Hanya sekedar sesuatu tak berapa lamapun itu
Jarang ku terendap dalam sikap dimana ku berubah
Tuhan aku hanya manusia
Mudah berubah lagi dalam sekejap
Tuhan aku ingin berubah
Dan ku bertahan dalam perubahanku
By: Edcoustic
Mendengarkan bait lagu ini hatiku berbicara sendirian…
Tuhan aku hanya manusia, mudah berubah,
Tuhan...
aku ibarat lalang yg bila ditiup ke kiri ke kiri, ke kanan ke kanan
Tuhan...
jadikan aku seperti karang dilautan...
yg tidak goyah dilanda badai...
Tuhan aku ingin berubah
dan ku bertahan dalam perubahanku...
Wahai diri... gantikanlah keluhanmu itu dengan istighfar padaNYa..
Sesungguhnya Dia Amat tahu apa yang ada dalam hati mu...
yakinlah dengan sifap Ar-Rahman Nya…
Yakinlah…setiap kesulitan itu bakal diganti dengan kesenangan
Setiap kesedihan itu akan beralih dengan khabar yang gembira..
Cuma sedikit masa lagi…
Allah ingin melihat usahamu, kesungguhanmu…
Ya Allah kepada MU aku berserah segalanya….
Yakinlah… yakinlah…yakinlah dengan Allah
Redhalah… redhalah… redhalah dengan Ujian Nya…
Kilaskan senyuman dibibirmu
tanda redhamu menempuh ketentuanNya
tanda ikhlasnya dirimu bermujahadah...
Allah....
Monday, January 17, 2011
Nota Alam Maya 2: INTERPERSONAL COMMUNICATION
Semasa lecture untuk subjek Psychology of Human Relation iaitu berkenaan tajuk interpersonal communication (satu komunikasi dua hala antara dua orang), madam kata interpersonal communication berperanan as a tool to forge of maintain relationship, as we as friend, sister, mother, and so on. Dari interpersonal communication sebenarnya it shaping our personal identity. Yup! Kadang-kadang org di sekeliling kita melhat siapa kita based on cara kita berbicara…hmmm…
Oleh itu wahai MadahQalbiku, inginku kongsikan tentang basic model of communication yang ku pelajari di dalam kelas. May be ia boleh jadi tips kepada kita dalam berkomunikasi. Juga membantu kita memahami seseorang dan situasi. Sebab kadang-kadang dalam proses komunikasi sdang berlaku boleh timbulnya salah faham, tak puas hati, serkap jarang, salah dengar, dan sebagainya. Kadang-kadang sebab macam ni kita jadi bengang pada orang yang sedang bercakap dengan kita dan sebgainya.
Basic model of communication terdiri daripada beberapa model seperti berikut:
Sender
- kiranya orang yang memulakan sesuatu perbualan. Boleh jadi kitalah orang tu eheh… atau sape-sapelah…
- apa yang penting bila kita bercakap kenalah jelas
- satu lagi take note for the complexity dalam bercakap. Maksudnya the length of your words. Cakap kena ada fulstop dan nada yang btul. Takut orang slah tafsir apa yang kita nak sampaikan…
Receiver
- kawan kita lah yg sedag bercakap dengan kita. Takkan berckap dengan dinding hihihi…
- sebgai orang yang mendengar kita kena alert, dengar betul-betul, faham apa yang disampaikan oleh sender.
- Biasa terjadi kepada receiver iaitu perceptual distortion iaitu kita dah ada satu mental block e.g. who are defensive person. Hmm…kadang-kadang ada orang bila kita bercakap dengan dia sebenarnya dalam hati dan minda dia dah set dah nak tembak kita. Aduh, bahaya orang camni… takut kalo dakwah kat dia terhijab hidayah eheh.
- Jadi kalo orang nak sampaikan sesuatu kat kita kena tawaduk hati bukan dengan keangkuhan. Walaupun mungkin kita tak setuju dengan kata-kata orang yang bercakap dengan kita atleast terima dan dengar dengan rendah hati sekadar meraikan…
Feedback
- message that receiver sent back to the sender
- satu tips kita boleh buat paraphrase. Maksudnya selepas dengar apa yang kawan kita nak kata, kita cuba cakap semula tp guna ayat kita sendiri. Ini menandakan kita pay attention dan memahami apa yang sedang diluahkan oleh kawan kita kepada kita
Environment
- lebih kepada bagaimana keadaan sekeliling tempat kita berbual atau berbincang. Suasana kematian ke, tempat formal ke…
- emm environment ni will make the message can be accepted or rejected.
- dalam konteks ni, kita kena faham apa perasaan at that time orang yang kita nak bawa bercakap ni. Apa condition at that time and sesuai ke tak kita nak bagitahu apa yang kita nak sampaikan kat dia waktu tu…perlu diambil kira ye…
- lagi satu, melihat kepada situasi semasa proses komunikasi ini berlaku perlu diingat bilamana kita mendapat negative feedback dari kawan kita bercakap ni, so how we accept or respond that –ve message ni? Kena check environment tu sesuai ke tak kita nak bagi respond macam ni… macam ni atau macam ni….
Noise
- is about something that distract our concerntration in communication
- boleh berlaku dalam dua keadaan: internal dan external
- i) internal biasanya in terms of thought, emotion, biological cotohnya tiba-tiba sakit perut, lapar ke
- dalam internal termasuk juga kes ada orang ni punya excessive shyness membuatkan proses komunikasi failed
- ada pulak excessive extrovert (talkative person) sampai block other people chance to speak)
- ii) in terms of external bisanya disebabkan our sight, orang cakap kita tengok benda lain, tiba2 ada smell yang tak menyenangkan, kedaan yang bising macam tu la…
-
Erm… madam pesan, kita belajar teori komunikasi ni bukan setakat teori je but look it as we as a human nature yang mana kita perlu berinteraksi dalam kehidupan seharian kita. Dalam berkomunikasi ita kenalah jaga percakapan, jaga perasaan orang, memahami situasi dan sebagainya….
Look it (communication) as we as a human nature??? Ada something came across in y mind… renungan bersama…
“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik…” [An-Nahl, 14:125]
“Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, sedangkan kamu diberi pengetahuan hanya sedikit.”
[Al-Isra, 15: 85]
Jika dilihat kedua-dua ayat di atas sememangnya kita mengetahui terdapat maksud tersirat dan tersurat dalam ayat tersebut. Walau bagaimanpun, apa yang ingin ku sampaikan sebenarnya tentang kepentingan komunikasi. Bila diteliti kalam Illahi di atas ini menyebut perkataan ‘serulah’, ‘berdebatlah’, ‘bertanya’ dan ‘katakanlah’. Berdasarkan perkataan-perkataan ini menujukkan peranan komunikasi dalam kehidupan seharian kita. Selain itu, di dalam quran banyak menyebut fi’il amar ‘qul’ yang bermaksud katakanlah termasuklah ayat ke 85 Al-Isra di atas ini menandakan Allah menyuruh nabi berdakwah juga dengan lisannya, salah satu cara berkomunikasi. Nak katanya kepentingan komunikasi ini juga ada disebut di dalam Quran. That’s the point!
Berdakwah dengan lisan, bermusyawarah dengan lisan, bergurau senda dengn lisan, mengadu masalh dengan lisan, bergaduh dengan lisan, mempertahankan diri dengan lisan, dan banyak lagi. Sebab tu kena lihat who are the sender, who are the receiver, bagaimana feedback yang kita dapat dan kita akan respond, apa environment and noise at that time yang kemungkinan boleh menyebabkan suasana menjadi dingin, suram, tegang dan sebagainya….
Wallahua’lam….